PEMBENTUKAN PROGRAM “HALLO BATUK” UNTUK PENEMUAN SUSPEK TB DI PUSKESMAS PILADANG KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

Adriani Suwito

Abstract


ABSTRAK

 

Batuk berdahak merupakan gejala utama dari seorang suspek TB Paru dan dapat dijumpai pada 95% dari semua paisen TB Paru BTA positif. Suspek TB adalah seseorang dengan gejala atau tanda-tanda TB, dengan gejala utama batuk berdahak 2 minggu atau lebih. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi apakah seseorang itu suspek TB Paru. Metode kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dengan menggunakan problem solving cycle dengan langkah – langkah analisis situasi, identifikasi masalah, prioritas masalah, analisis penyebab masalah, dan malakukan tindakan alternatdi pemecahan masalah di Puskesmas Piladang Tahun 2018. Hasil kegiatan yang telah dilakukan di Puskesmas Piladang adalah dengan membuat program Hallo Batuk, untuk dapat menjaring Suspek TB paru. Selain dari program tersebut, juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara penanganan penyakit TB. Edukasi ini diberikan dengan cara penyuluhan dan pembagian Leaflet kepada keluarga yang beresiko terkena TB Paru. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah kami lakukan, pengetahuan masyarakat telah meningkat tentang Penanganan penyakit TB Paru, mayarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Piladang juga sudah mengetahui tentang ada nya Program Hallo Batuk, sehingga masyarakat dapat menghubungi petugas Puskesmas Piladang untuk dapat mengambil dahak. Diharapkan dengan adanya Program Hallo Batuk ini menurunkan angka kejadian Penyakit TB Di Wilayah Kerja Puskesmas Piladang.

Katakunci: Hallo Batuk, Suspek, TB Paru

 

Abstract

 

Sputum cough is the main symptom of a suspected pulmonary TB and can be founded in 95% of all smear positive pulmonary TB patients. Suspect TB is a person with symptoms or signs of TB, with the main symptoms of coughing up phlegm for 2 weeks or more. The purpose of this activity is to identify whether a person is suspect of pulmonary TB. The method of community service activities using the problem solving cycle with the steps of the situation analysis, problem identification, priority problems, the analysis of the causes of the problem, and doing alternative actions in solving problems in the 2018 Piladang Public Health Center. Make a program Hello Cough, to be able to capture lung TB Suspect. Aside from the program, it also provides education to the public about how to deal with TB. This education is given by counseling and distributing leaflets to families who are at risk of pulmonary TB. Based on the results of the activities that we have done, community knowledge has increased about the handling of pulmonary TB, the community in the Piladang Community Health Center also knows about the existence of the Hallo Cough Program, so that the community can contact the Piladang Community Health Center staff to collect phlegm. It is expect that with the existence of this Cough Hallo Program it will reduce the incidence of TB in the Piladang Community Health Center.

Keyword: Hello Cough, Suspect, Pulmonary TB


Full Text:

PDF

References


Buku Panduan Praktek Kerja Lapangan (PKL) Puskesmas. STIKes Fort De Kock, 2018

Green, Lawrence W. and Marshall W. Kreuter. 2005. Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach, 4 th ed. Boston: McGraw- Hill

Laban, 2007. TBC: Penyakit & Cara Pencegahan Jakarta : Kanisius

Warta Gerdunas TB, 2010. Riset Operasional Tuberkulosis :“Studi implikasi survei Tuberkulin penelusuran anak dengan mantoux (+) terhadap kejadian sakit Tuberkulosis di 3 daerah Sumatera Barat, 2008”. Volume 16 Februari 2010.

Penilaian Kinerja Puskesmas Piladang Tahun 2018.

Profil Kesehatan Puskesmas Piladang Tahun 2018.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Empowering Society Journal
Diterbitkan oleh LPPM Universitas Fort de Kock Bukittinggi, Indonesia

© Empowering Society Journal e-ISSN: 2775-2402