ANALISIS INPUT (MAN AND METHOD) PELAKSANAAN ANC DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IV KOTO

lydia mardison putri

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis input pelaksanaan ante natal care (ANC) diwilayah kerja Puskesmas Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam, karena sesuai dengan penelitian sebelumnya Lydia (2016) dalam penelitian di wilayah kerja Puskesmas IV Koto menemukan ANC tidak berkualitas atau tidak sesuai dengan standar pelayanan ANC terpadu Permenkes No 97 Tahun 2014 adalah penyebab utama kejadian abortus yang terus meningkat diwilayah itu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan sistem, pengumpulan data menggunakan tehnik triangulasi sumber dan analisa data menggunakan Huberman model. Hasil penelitian menemukan bahwa tenaga kesehatan / Sumber daya kesehatan masih ada yang belum mampu memberikan pelayanan sesuai dengan standar (ANC terpadu). Kesimpulan Analisis input (man and methode) pelaksanaan ANC di wilayah kerja puskesmas Kecamatan IV Koto masih ada tenaga kesehatan yang belum mencapai kualitas yang diharapkan, ini disebabkan oleh tahun lama kerja sangat mempengaruhi seseorang dalam memberikan pelayanan ANC tidak sesuai dengan SOP yang tersedia, untuk itu butuh bimbingan teknis dari dinas kesehatan untuk menjamin kualitas pelayanan yang diberikan.

Keywords


Input Pelaksanaan ANC

Full Text:

PDF

References


Anwar, C. (2005). Hubungan Kualitas pemeriksaan Antenatal dengan kematian perinatal. Semarang.

Ayuningtias, T., Taufiqy, M., & Ika, D. (2011). Hubungan Faktor Maternal Dengan Kejadian Abortus Inkompletus, 1.

Azwar.A. 2010. Pengantar Administrasi Kesehatan. Binarupa Aksara. Tanggerang

Eni Nur Rahmawati. 2011. Ilmu Praktis Kebidanan. Victory Inti Cipta. Surabaya

Erpan, L. N., Trisnantoro, L., Studi, P., Kesehatan, I., Kedokteran, F., & Mada, U. G. (2012). Koordinasi Pelaksanaan Pembiayaan Program Kesehatan Ibu Dan Anak Di kabupaten Lombok Tengah NTB, 1(1), 42–51.

Fransadewo. 2012. Kejadian Keguguran Dan Kehamilan Tidak Di Inginkan Di Indonesia. ejournal.litbang.depkes.go.id. Jakarta

KemenKes Republik Indonesia. (2014). No Title, 97.

Kusniati. (2007). Hubungan beberapa faktor ibu dengan kejadian abortus spontan di Rumah Sakit Ibu Dan ANak An Ni’mah Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, (June), 1.

Laporan tahunan Dinas Kesehatan Kabupaten agam Tahun 2015

Latifa, N. (2012). KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN KEMATIAN NEONATAL ( ANALISIS DATA SDKI 2007 ) TESIS.

Massie. (2009). KEBIJAKAN KESEHATAN : Pusat Penelitian Dan Pengembangan Dan Kebijakan Kesehatan, 12 no 4(23), 409–417.

Maulana. Heri. 2009. Promosi kesehatan. EGC.Jakarta

Peraturan Presiden No 61 tahun 2014 tentang kesehatan reproduksi

Peraturan Daerah Kabupaten Agam No 4 tahun 2011 Tentang Tugas dan fungsi Dinas Kesehatan dalam merumuskan kebijakan tehknik dan pelayanan bidang kesehatan

Purwanto, E.A. 2012. Implemetasi Kebijakan Publik (Konsep Dan Aplikasinya Di Indonesia). Cetakan Pertama. Gava media. Yogyakarta

Putri, L. M. (2018). Faktor risiko Utama meaternal Penyebab Abortus Di Puskesmas Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam, 3(11), 383–399.

Sulaeman. 2009. Manajemen Kesehatan. Gajah Mada University Press. Yogyakarta

UU Kesehatan No 36 tahun 2009 tentang Mewujudkan derajat kesehatan masyarakat setinggi tingginya

VOA Indonesia. 2014. Abortus Di Amerika Turun Ke Tingkat Terendah. Amerika

WHO, 2015. PBB Di Indonesia. Jakarta




DOI: http://dx.doi.org/10.32883/hcj.v3i2.180

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 HUMAN CARE JOURNAL
Published by STIKes Fort de Kock Bukittinggi, Indonesia

© Human Care Journal  e-ISSN : 2528-665X P-ISSN : 2685-5798