ANALISIS PERAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MINUM OBAT (PMO) PASIEN TB PARU

Wiwit Febrina

Abstract


Menurut laporan WHO tahun 2013, diperkirakan terdapat 8,6 Juta kasus TB pada tahun 2012. Upaya pengendalian TB dilakukan dengan menerapkan strategi DOTS. Salah satu dari komponen DOTS (Directly Observed Treatment Short-course) adalah paduan OAT (Obat Anti Tuberkulosis) jangka pendek dengan pengawasan langsung. Untuk menjamin keteraturan pengobatan diperlukan seorang Pengawas Minum Obat (PMO). Keluarga dapat dijadikan sebagai PMO, karena dikenal, dipercaya dan disetujui, baik oleh petugas kesehatan maupun penderita, selain itu harus disegani, dihormati dan tinggal dekat dengan penderita serta bersedia membantu penderita dengan sukarela. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang dilakukan di Puskesmas Ophir. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap partisipan untuk mengeksplor peran keluarga sebagai Pengawas Minum Obat (PMO). Partisipan diambil secara purposive sampling berjumlah 8 orang terdiri dari 3 orang PMO, 3 Orang Pasien TB Paru, 1 Orang petugas TB Paru Puskesmas, 1 Orang Kepala Puskesmas. Hasil penelitian ini didapatkan adanya empat tema yaitu peran sebagai motivator sudah optimal, peran dalam mengingatkan pemeriksaan ulang sputum sudah optimal, peran pengawasan pengobatan sudah maksimal, sedangkan peran sebagai edukator belum maksimal. Disimpulkan bahwa peran keluarga sebagai PMO bagi pasien TB Paru dalam mengawasi, memotivasi, memastikan pemeriksaan ulang sputum, dan memberikan edukasi kepada pasien TB, akan membantu proses kesembuhan bagi pasien TB Paru. Puskesmas perlu meningkatkan sosialisasi dan penyuluhan terhadap PMO dan pasien TB Paru mengenai penyakit TB Paru serta melakukan monitoring dan evaluasi terkait feedback dari program TB Paru di masyarakat.

 

Kata kunci : Peran Keluarga, Pengawas Minum Obat (PMO), TB Paru


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Afiyanti, Y & Imami. N. R, 2014, Metodologi Penelitian Kualitatif Dalam Riset

Keperawatan. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Brink,P .J & Wood, M. J, 2000. Langkah Dasar dalam Perencanaan Riset Keperawatan, Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC

Bustami, 2011, Penjaminan Mutu Pelayanan Kesehatan & Askeptabilitasnya, Jakarta : Erlangga.

Depkes RI, 2008, Pedoman Pengobatan Dasar Di Puskesmas, Padang:Depkes Provinsi Sumbar.

_________, 2007, Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis, Jakarta : Depkes RI.

_________, 2002, Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis. Jakarta : Depkes RI.

Debby, R. dkk, 2014. Peran Pengawas Menelan Obat (PMO) Tuberkulosis dalam meningkatkan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberkulosis Paru di kelurahan Sidomulyo Barat Pekanbaru. Dari :http://download.portalgar uda.org/article

Erlinda, R, dkk. 2013. Hubungan Peran Pengawas Minum Obat (PMO) dalam Program DOTS dengan Hasil Apusan BTA Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Tanggul Kabupaten Jember. Dari: http//download.portalgaru da.org/article.

Hannan, M & Hidayat, S, 2013, Peran Keluarga Dalam Perawatan Penderita Tuberculosis Paru Di Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep. MKM Vol.02 No. 01 Juni 2007. Sumenep : Unija, dari : http//download.portalgaru da.org/article

Irma, 2014, Studi Kualitatif Tentang Pengalaman Anggota Keluarga Merawat Pasien TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Moncobalang Kecamatan Borombongan Kabupaten Gowa, Makasar : FK Unhas dari : https://repository.unhas. ac.id / 2014

Istiawan, R. dkk, 2005, Hubungan Peran PMO Oleh Keluarga Dan Petugas Kesehatan Terhadap Pengetahuan, Perilaku Pencegahan dan Kepatuhan Klien TBC Dalam Konteks

Keperawatan Komunitas Di Kabupaten Wonosobo, Journal Keperawatan

Soedirman Volume 1, No 2, November 2006, Jawa Tengah : UI, dari :http://download.portalgar uda.org

Kemenkes RI, 2004 Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis, Jakarta: Direktorat Jenderal P2PL.

____________, 2011, Strategi Nasional Pengendalian TB, Jakarta : Direktorat Jenderal P2PL.

____________, 2014, Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis, Jakarta : Direktorat Jenderal P2PL

____________, 2014 Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis, Jakarta: Direktorat Jenderal P2PL.

____________, 2015, Tuberkulosis Temukan Obati Sampai Sembuh, Jakarta : Pusat Data Dan Informasi Kementrian Kesehatan RI.

____________, 2015, Tuberkulosis Temukan Obati Sampai Sembuh,Jakarta : Pusat Data Dan Informasi Kementrian Kesehatan RI.

Limbu, R & Marni, 2007, Peran Keluarga Sebagai Pengawas Minum Obat (PMO) Dalam Mendukung Proses Pengobatan Penderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Baumata Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. MKM Vol.02 No. 01 Juni 2007, dari : https://mediakesehatanma syarakat.files.wordpress.com/2012

Notoatmojo, S, 2010, Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta : Rineka Cipta. Nugroho, A.R, 2011, Studi Kualitatif Faktor yang Melatarbelakangi Drop Out Pengobatan

Tuberkulosis Paru. Kemas 7 (1) (2011) 83-89. dari : http://journal.unnes.ac.id/i ndex.phi/kemas

Pare, A, L.dkk, 2012, Hubungan Antara Pekerjaan, PMO, Pelayanan Kesehatan, Dukungan Keluarga, dan Diskriminasi Dengan Perilaku Berobat Pasien TB Paru, Makasar : Unhas, dari : https://repository.unhas.ac.id/2012

PPTI, 2010, Buku Saku PPTI (Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia),

Jakarta : PPTI PPTI, 2010, Jurnal Tuberkulosis Indonesia, Jakarta : PPTI, dari : https://agus34drajat.files.wordpress.com/.../jurnaltuberkulosis-indonesia

Puskesmas Ophir, 2015, Profil UPT Puskesmas Ophir, Pasaman Barat : Puskesmas Ophir

Rachmawati,T & L, 2006, Turniati, Pengaruh Dukungan Sosial dan Pengetahuan tentang Penyakit TB terhadap Motivasi Untuk Sembuh Penderita TB yang Berobat di Puskesmas, Surabaya : Puslitbang, dari : http://ejournal.litbang.dep kes.go.id/index.php/hsr/article

Rahmawati, dkk, 2012, Peran PMO dalam Mencegah Penularan TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Remaja Samarinda, Makasar : FKM Unhas, dari : http://pasca.unhas.ac.id/jurnal/file

Risnanto, dkk, 2006, Perbandingan Persepsi Penderita Tuberkulosis Paru Terhadap Bahaya Penyakit, Manfaat Pengobatan dan Peran Pengawas Menelan Obat di Puskesmas Kabupaten Tegal, dari : www.stikesbhamada.ac.id/ ojs/index.php/jitk/article/view/2006

Suryana, A, 2007 Tahapan-Tahapan Penelitian Kualitatif, Jakarta : Fakultas Ilmu Pendidikan UPI Sahid, R, 2011, Analisa Data Penelitian Kualitatif Model Miles dan Huberman, dari: http://sangit26.blogspot.co.id/2011/07

Sidy, N. Y. 2012. Analisis Pengaruh Peran Pengawas Menelan Obat dari Keluarga dengan Kepatuhan Pengobatan Penderita Tuberkulosis di Kota Pariaman Tahun 2010- 2011. Jakarta : FKM UI, dari : http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20313573-T3131 Analisis pengaruh.pdf

Yohanes, D & Yasinta, 2013, Asuhan Keperawatan Keluarga Konsep dan Praktik.

Yogyakarta : Nuha Medika

Yoisangadji, S. A, dkk, 2016, Hubungan Pengawas Menelan Obat (PMO) dan Peran Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien di Wilayah Kerja Puskesmas Sario Kota Manado. UNSRAT Vol. 5 No. 2 Mei 2016 ISSN 2302-2493, Manado : Universitas Samratulanngi, dari : http://e.journal.unsrat.ac.id/index.php/pharmacon




DOI: http://dx.doi.org/10.32883/hcj.v3i2.66

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 HUMAN CARE JOURNAL
Published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fort de Kock Bukittinggi, Indonesia

© Human Care Journal  e-ISSN : 2528-665X P-ISSN : 2685-5798